Pelajar Indonesia Raih Empat Medali Emas Olimpiade Astronomi dan Astrofisika Internasional ke-2 2008
(0 Votes)
Berita & Artikel / Berita Lepas / imanez / Kamis, 04 September 2008 20:05
Hits
Bandung, -- Para Pelajar Indonesia berhasil meraih medali emas terbanyak dengan mengumpulkan empat medali emas, tiga medali perak, dan dua medali perunggu pada Olimpiade Astronomi dan Astrofisika Internasional ke-2 atau The 2nd International Olympiad on Astronomy and Astrophysics (IOAA) di Kota Bandung, Indonesia pada 19 - 28 Agustus 2008.
Medali emas diraih oleh Ridlo Wahyudi Wibowo, siswa SMAN I Rembang (Tim B), Lorenz VG da Silva, siswa SMA Semesta Semarang (Tim A), Adi Suwardi, siswa SMA Sutomo I Medan (Tim A), dan Amar Kusuma, siswa SMA Taruna Nusantara Magelang (Tim B), sedangkan medali perak masing - masing diraih oleh Yudho Ahmad Diponegoro, siswa SMA Taruna Nusantara Magelang (Tim B), Ester Brigitta, siswi SMAK I Penabur Jakarta (Tim A), dan Marshiella, siswi SMAN 8 Jakarta (Tim B). Adapun medali perunggu diraih oleh Veena Salim, siswi SMA Methodist 3 Medan dan Eky Valentian Febrianto, siswa SMA Negeri 3 Bogor. 

Pada ajang ini, predikat the best team disandang oleh India dengan meraih dua medali emas, dua medali perak, dan satu medali perunggu. Sementara peraih medali emas lainnya yakni, Iran, Lithuania, Thailand, dan Cina masing - masing meraih satu medali emas. Pada penyelenggaraan IOAA ke-1 di Thailand, tim Indonesia meraih satu medali emas, dua medali perak, satu medali perunggu, dan satu predikat Honorable Mention. 

Penghargaan lainnya yang diberikan adalah promising new comer Kamboja, outstanding achievement Indonesia Guest Team, best data and analysis Piotr Godlewski (Polandia), best observer Samaporn Tinyanont (Thailand), creative solution Sayed Sadra Sadraddini (Iran) dan Lorenz VG da Silva (Indonesia), best practical competition Nitin Jain (India), best theorycal competition Sayed Sadra Sadraddini (Iran), dan absolute winner Nitin Jain (India). 

Direktur Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah (Dirjen Mandikdasmen) Depdiknas, Suyanto, membacakan sambutan tertulis Menteri Pendidikan Nasional mengatakan, para pelajar yang berpartisipasi pada olimpiade ini dapat memahami dengan lebih baik tentang rahasia planet - planet di alam semesta. Sebagai kompetisi akademik, kata dia, ajang olimpiade ini tidak sekedar untuk mengagungkan ciptaan Tuhan. "Tetapi juga mengeksplorasi fenomena alam untuk kebaikan umat manusia," katanya. 

Sekretaris Jenderal IOAA Chatief Kunjaya menyampaikan, penyelenggaraan IOAA ke-2 berlangsung sukses, serta distribusi medali cukup merata ke berbagai negara. Dia mengatakan, para ketua tim dari sejumlah negara peserta memberikan pujian terhadap penyelenggaraan olimpiade ini. "Soal - soal yang diberikan excellent," ujarnya. 

Chatief mengatakan, tim India berhasil meraih juara umum. Adapun cara menentukan The Best Team, kata dia, adalah setiap tim diambil tiga terbaik masing-masing dari hasil tes praktikum dan teori, lalu dijumlahkan. "Ternyata dari jumlah itu tim India lebih unggul. Salah satu anggota tim India sangat menonjol dibandingkan yang lain," katanya. 

Suyanto memandang penyelenggaraan olimpiade ini cukup sukses. Meskipun yang menjadi juara umum adalah India, kata dia, tetapi tim Indonesia sukses meraih empat medali emas. "Saya kira signifikan dan positif, di samping mengembangkan astronomi, kita mempromosikan pariwisata Bandung," katanya.***
Sumber : depdiknas
Pembaharuan terakhir pada Kamis, 04 September 2008 20:11
FASILITAS
TIM SUPPORT
Admin
Support 1
Support 2
Support 3